Bandongan, 19 Juli 2025 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di wilayah kerja, Puskesmas Bandongan menyelenggarakan kegiatan Assessment Tingkat Keterampilan Dasar Kader yang berlangsung selama dua hari, yaitu Jumat–Sabtu, 18–19 Juli 2025, bertempat di Aula Kecamatan Bandongan.
Kegiatan ini diikuti oleh 90 kader Posyandu dari tujuh desa, yakni Desa Sukosari, Kedungsari, Salamkanci, Banyuwangi, Trasa, Bandongan, dan Sukodadi. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan penilaian yang telah disiapkan oleh panitia.
Kepala Puskesmas Bandongan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Transformasi Layanan Primer, yang digagas oleh Kementerian Kesehatan untuk memperkuat pelayanan promotif dan preventif di tingkat masyarakat.
“Kader adalah ujung tombak layanan kesehatan masyarakat. Melalui assessment ini, kami ingin memastikan bahwa kader memiliki keterampilan dasar yang baik agar Posyandu mampu memberikan pelayanan yang berkualitas,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kebijakan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa, yang menegaskan peran strategis Posyandu dalam membantu pemerintah desa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, peserta dibagi ke dalam lima kelompok penilaian berdasarkan warna: Ungu, Biru, Merah Muda, Hijau, dan Kuning. Setiap kelompok menjalani lima pos keterampilan, meliputi:
Pengelolaan Posyandu
-Keterampilan Ibu Hamil dan Menyusui
-Keterampilan Bayi, Balita, dan Anak Pra Sekolah
-Keterampilan Remaja dan Usia Sekolah
-Keterampilan Usia Dewasa dan Lansia
Penilaian dilakukan dengan sistem rotasi, di mana setiap pos memiliki waktu 30 menit. Peserta yang memperoleh nilai ≥ 80 dinyatakan “Memenuhi” kriteria keterampilan dasar kader.
Suasana kegiatan tampak semarak dan penuh semangat. Para kader saling mendukung dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di setiap pos penilaian.
Di akhir kegiatan, pihak Puskesmas menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader atas partisipasi dan dedikasi mereka dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di wilayah Bandongan.
“Kami berharap hasil assessment ini menjadi bahan evaluasi dan motivasi bagi kader untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Dengan kader yang kompeten, Posyandu akan semakin kuat dan masyarakat semakin sehat,” tutup Kepala Puskesmas Bandongan.